March 2008


Sebuah Harian Kanada menulis, Presiden Amerika Serikat (AS), George W Bush sebagai presiden AS terburuk sepanjang sejarah

ImageHidayatullah.com–Koran Toronto Star, Ahad, 23 Meret 2008 menulis, pemilihan Bush sebagai presiden AS adalah bencana bagi warga negara ini. Seperti dilaporkan Kantor Berita Fars mengutip Koran Star, pasca lima tahun invasi ke Iraq dan tiga tahun musibah Angin Topan Katrina di negara bagian New Orleans serta tujuh bulan krisis ekonomi AS, Bush kehilangan popularitasnya di mata warga AS.

Koran ini mengklaim, jika kinerja Bush di Iraq dan Afghanistan positif maka Ia akan menjadi presiden AS yang paling sukses sepanjang sejarah.

Pemerintah Bush tidak melakukan tindakan berarti guna meringankan penderitaan warga yang tertimpa musibah angin topan Katrina tiga tahun lalu.

Ancaman Dunia

Mei tahun 2007 lalu, polling yang dilansir oleh harian The Guardian, menunjukkan, mayoritas responden di Inggris, Kanada, Meksiko dan sejumlah negara Amerika latin, yakin bahwa politik luar negeri AS yang dikendalikan Bush sangat berperan terhadap semakin berkurangnya keamanan dunia sejak 2001.

Sebanyak 75% responden dari Inggris menyebut Bush sebagai ancaman paling serius terhadap keamanan dunia. Sementara Usamah bin Laden berada di atas Bush yang juga dianggap sebagai ancaman serius di dunia, oleh 87% responden. Hanya 69% responden saja yang menganggap Presiden Korea Utara Kim Jong sebagai ancaman perdamaian. 65% responden juga menganggap Hasan Nashrullah pimpinan Hizbullah Libanon, sebagai ancaman perdamaian dunia, disusul oleh Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad oleh 62% responden.

Polling yang juga melibatkan media massa Israel Haaretz, media massa Kanada Toronto Star dan media massa Meksiko Roverma ini menyebutkan 89% orang Meksiko merasakan bahwa perang untuk menaklukkan mendiang penguasa Iraq Saddam Husein itu tidak beralasan. Sementara sebanyak 73% reponden asal Kanada dan 71% responden asal Inggris menyatakan hal yang sama. Dan Israel adalah satu-satunya responden yang mendukung Bush melancarkan operasi militer di Iraq. Ada 57% responden Israel yang mendukung perang AS di Iraq, sementara 34% lainnya menolak.

Polling yang digelar sejak 27-30 Oktober itu melibatkan 1.010 responden di Inggris, 1.078 responden di Israel, 1.007 di Kanada, dan 1.010 di Meksiko. [irb/hid/www.hidayatullah.com]

Rasulullah SAW Bersabda:

Akan datang suatu masa menimpa umatku, yaitu banyak orang yang ahli baca Al-Quran tetapi sedikit sekali yang memahami hukum, dicabutnya ilmu dan banyak kekacauan. Menyusul akan datang suatu masa, ada sejumlah orang yang membaca Al-Quran tetapi Al-Quran itu tidak melampaui tenggerokannya. Kemudian menyusul satu masa ada orang musyrik membantah orang mukmin tentang Allah (untuk mempertahankan kesyirikannya) dengan bahasa yang sama (HR Thabrani).

Empat Jenis Konflik dalam Diri Manusia

Jakarta-RoL– Setiap manusia mempunyai empat jenis konflik yang dapat merusak keharmonisan hubungan dengan pasangan hidup, kata konsultan Quantum Ikjlas, Hartoyo Aullia (Harry).

“Empat jenis konflik itu adalah konflik dengan diri sendiri (to me), dengan pasangan (to you), dengan pekerjaan (to job), dan dengan budaya (to culture),” kata Hartoyo Aullia, dalam jumpa pers Seminar Tau Diri, di Jakarta, Jumat.

Menurut Harry, salah satu konflik saja sudah cukup sebagai faktor rusaknya keharmonisan dalam hubungan suami-isteri.

“Konflik karena perbedaan latar belakang budaya, misalnya. Saya orang Palembang, isteri saya orang Batak, seringkali memicu pertengkaran hanya karena cara bertutur kata,” katanya mencontohkan dirinya sendiri.

Namun, semua itu dapat diatasi dengan cara mengenali diri sendiri dan pasangan melalui metode dan teknologi yang disebut Quantum Ikhlas, ditemukan oleh seorang pakar sikap mental bernama Dr William M Marston, sekitar setengah abad lalu.

“Dr Marston berhasil mengembangkan metode untuk mengetahui potensi dalam diri seseorang. Dari situ, orang tersebut dapat mengembangkan kemampuannya seoptimal mungkin untuk mencapai sukses termasuk dalam hubungannya dengan pasangan hidup,” katanya.

Menyinggung acara seminar yang dijadwalkan penyelenggaraannya pada Sabtu, 29 Maret 2008 di Plaza Bapindo, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, ia mengatakan bahwa acara itu memang dikhususkan untuk pasangan suami isteri.

“Jika suami isteri harmonis, insya Allah semua urusan akan lancar, mulai dari urusan rumah hingga hingga pekerjaan di kantor,” katanya.

Ia juga mengatakan, ketidakharmonisan hubungan suami isteri, umumnya disebabkan tidak adanya sikap saling memberi dan menerima sertai saling memahami dan menutupi kekurangan masing-masing.

“Kuncinya adalah keikhlasan. Bagaimana kita bisa mencapai sikap mental yang selalu ikhlas itulah yang dibahas dalam seminar,” katanya.

Seminar Tau Diri akan menampilkan dua pembicara, yakni Erbe Sentanu, penulis buku Quantum Ikhlas, dan William Wiguna CDA, ahli manajemen profesional.

Selain itu, penyanyi Yana Julio (Elfa’s Singers) dan Andrea akan tampil memberikan kesaksian lewat lagu, “Cinta Begini Adanya”, yang dijadikan lagu tema seminar.

Tiket dijual seharga Rp1 juta untuk satu pasangan suami isteri. Khusus pasangan yang berprofesi Guru, Dosen, Pegawai Negeri, dan Anggota TNI/Polri, harga tiket dijual seharga Rp250 ribu. Pemesanan tiket/informasi dapat menghubungi SMS Center nomor 081317910177. antara/abi

sumber: www.republika.co.id

« Previous PageNext Page »