Maafkan aku
Masih jelas kata-katanya tertulis dalam chat waktu itu
“sampaikan salamku padanya, kepalaku sedang penuh sesak
Atas kejadian kemarin”
Terperanjat aku tak karuan
Kaget bukan kepalang
Jantung seakan lepas
Barusaja beberapa menit kata-kata itu terucap
Dia sudah datang kmbali dengan terkulai lemas
Kedua motor itu telah beradu
Saling menghancurkan bak di adu
Dia jatuh terkulai lesu
Rintihannya membuatku haru biru
Sungguh bersalahnya aku
Telah menambah beban itu
Maafkan aku
Sudah membuatmu pilu
Hingga menyebabkanmu jatuh terkulai lesu
Sungguh aku ingin mnyayangimu
Tapi sungguh aku tak sanggup membuatmu
Lebih pilu
Kuharap kau bersabar atas ujian itu
Semoga Allah selalu menyayangimu.
Cairo, 23 juli 2008